kekuasaan allah

Di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin. dan juga pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?


Dan di langit terdapat sebab-sebab rezkimu dan terdapat pula apa yang dijanjikan kepadamu , Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar akan terjadi seperti perkataan yang kamu ucapkan.

Adam dan Hawa

Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua (adam dan hawa) dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat

dalam keadaan buta





Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?"

Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu pula pada hari ini kamupun dilupakan. Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.

Adalah Maha Karya-Nya

Sebuah kejadian baik atau buruk dapat menimpa setiap mahluk hidup di bumi ini kapan saja, dan hal tersebutlah yang kemudian menghasilkan sebuah kejadian / peristiwa yang dapat diapresiasi pada sebuah karya, yang pada dasarnya adalah Maha Karya-Nya.

Sebuah keadaan ketika seseorang menginginkan dirinya untuk berada ditempat lain yang lebih nyaman merupakan sebuah hasrat yang pasti diinginkan oleh setiap manusia. Sebuah kenyamanan ataupun keinginan untuk hadir dalam sebuah kondisi di mana hal tersebut dapat muncul baik dengan alami maupun melalui keinginan hati manusia dengan caranya masing-masing.

Ketidak hadiran individu lain merupakan keinginan yang mendasar demi untuk terciptanya kesendirian yang mendukung kenyamanan. Namun ada juga orang yang merasakannya ketika disampingnya hadir seseorang dengan kondisi yang memungkinkan dan sesuai dengan harapan. Ruang tersebut adalah tidak lain dan tidak bukan sekedar untuk menghadirkan kenyamanan yang ingin dibangun. 

Keterbatasannya ruang-ruang di mana keinginan untuk nyaman, menyebabkan sebuah kondisi ingin lepas dari segala beban pikiran yang ada, seperti lepas dari masalah yang ada ataupun terkadang mempunyai perasaan ingin menghilang dari dunia ketika didapati sebuah masalah belum dapat diselesaikan atau terganggunya pikiran dengan hadirnya objek lain yang tidak diharapkan merupakan sebuah inti dari permasalahan keseharian dari manusia.






Sekali lagi kesemuanya itu adalah Maha Karya-Nya, yang telah ditetapkan Sejak Zaman Azali, Karma dan Dhamar telah ditetapkan Takdir Baik dan Buruk telah ditetapkan, adalah tugas kita untuk memilih dan menentukan bagi diri kita sendiri dan bagi manusia lain. untuk tetap berada dijalan yang baik , jalan yang lurus jalan Ketakwaan dan bukannya jalan Kefasikan.
Wallahu A'lam

Mata Air Dan Tempat Yang Indah


كَمْ تَرَكُوا مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (٢٥) وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ (٢٦) وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ (٢٧) كَذَلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ (٢٨
 
"How many of Gardens and springs do they [Fir'aun's (Pharaoh) people] left. and green crops (fields etc.) and goodly places, and comforts of life wherein they used to take delight! Thus (it was)! and we made other people inherit them (i.e. we made the Children of Israel to inherit the Kingdom of Egypt)"

"How many were the Gardens and springs They left behind, and corn-fields and noble buildings, and wealth (and conveniences of life), wherein They had taken such delight! Thus (was their end)! and we made other people inherit (Those things)!"

Janji Allaah Adalah Benar


"Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang pada hari itu seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat pula menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan pula penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam mentaati Allah" 

Surah Luqman : ayat 33

Do'a Nabi Musa 1 سورة الأعراف‎


وَاخْتَارَ مُوسَى قَوْمَهُ سَبْعِينَ رَجُلا لِمِيقَاتِنَا فَلَمَّا أَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ قَالَ رَبِّ لَوْ شِئْتَ أَهْلَكْتَهُمْ مِنْ قَبْلُ وَإِيَّايَ أَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَاءُ مِنَّا إِنْ هِيَ إِلا فِتْنَتُكَ تُضِلُّ بِهَا مَنْ تَشَاءُ وَتَهْدِي مَنْ تَشَاءُ أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ

and Mûsa (Moses) chose out of his people seventy (of the best) men for Our appointed time and place of meeting, and when they were seized with a violent earthquake, He said: "O My Lord, if it had been Your will, You could have destroyed them and Me before; would You destroy us for the deeds of the foolish ones among us? it is Only Your trial by which You lead astray whom You will, and keep guided whom You will. You are Our Walî (Protector), so forgive us and have Mercy on us, for You are the best of those who forgive

and Moses chose seventy of His people for Our place of meeting: when They were seized with violent quaking, He prayed: "O My Lord! if it had been Thy will Thou couldst have destroyed, long before, both them and Me: wouldst Thou destroy us for the deeds of the foolish ones among us? This is no more than Thy trial: by it Thou causest whom Thou wilt to stray, and Thou leadest whom Thou wilt into the right path. Thou art Our Protector: so forgive us and give us Thy mercy; for Thou art the best of those who forgive

QS Al A'raaf ("The Heights")  verse 155

Hati Yang Buta



"Berapalah banyaknya kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka tembok-tembok kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan berapa banyak pula sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi, maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar?


Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada"

Karunia Yang Besar


"Berlomba-lombalah kamu kepada mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar"

Al Hadiid : 21

Sakaratul Maut (Kematian) Dalam Islam


"Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya" 

Al An'aam : 61

Hai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya,

Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku.

Al Fajr : 27 - 30

Jiwa Yang Tenang








Kehidupan memang senantiasa diwarnai dengan cobaan, Orang yang memandang dengan mata hati yang jernih dan bimbingan cahaya Al-Qur'an Insya Allaah akan selalu memiliki Jiwa yang penuh dengan senyum dan kasih, tidak ada kekhawatiran pada diri mereka dan tidak pula mereka bersedih.

Hidup sebagai seorang hamba Allaah yang selalu berpedoman pada Al Qur'an dan Sunnah, dan mendapatkan bimbingan dari Nya, dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, yang telah diwahyukan kepada para rosul-Nya dan dijelaskan dalam kitab-kitab-Nya, agar bisa kembali kepada Nya dengan tenang dan penuh Ridha dari-Nya.

"Hai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya, Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku"


Wallahu A'lam

Kematian Dalam Islam


Bagaimana seharusnya seorang muslim menghadapi kematian....?
Kematian yang paling indah , dalam kenyamanan sakaratul maut disaat malaikat pencabut nyawa menghampiri kita, tersenyum Izrail, sambil membisikkan satu kata marilah kembali kehadapan tuhan Mu.

Betapa tentram nya jika kita bisa melewati kematian dengan layak tidak sakit lagi, tidak takut lagi , tidak haus lagi , tidak lapar lagi , disaat malaikat izrail mendekat dan menjalankan amanah Allaah. 

Laaaaaaa Ilaaha Illa Allaaah.............! semoga kata ini bisa keluar dari mulut setiap umat islam di akhir hayatnya. 

Aamiin